<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="595">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi :</title>
  <subTitle>Perbedaan Pengetahuan Dan Faktor Lainnya Pada Pernikahan Dini Di Rw 05 Desa Bantarjati Kabupaten Bogor Tahun 2019</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitriani / 18410062P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">CD-ROM</form>
  <extent>cd</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pernikahan dini adalah pernikahan yang telah terjadi pada seorang wanita dengan status umur dibawah 20 tahun. Beberapa daerah memiliki angka yang cukup tinggi seperti Jawa Barat (36%), Jawa Tengah 27,84%), Kalimantan (35,48%), Jambi (30,63%) dan Jawa Timur (39,43%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Pengetahuan Dan Faktor Lainnya Pada Pernikahan Dini Di RW 05 Desa Bantarjati 2019. Penelitian ini merupakan penelitian metode analitik kuantitatif dengan desain pendekatan Cross Sectional dengan data primer menggunakan kuesioner. Sampel penelitian 53 orang diambil secara sampel random sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukan bahwa 60,0% yang melakukan menikah dini. Hasil analisis univariat diperoleh 60,0% yang melakukan menikah dini, pengetahuan yang rendah 58,2%, pendidikan orang tua yang rendah 61,8%, lingkungan yang mendukung 54,5%, sosial budaya yang mendukung  58,2%. Hasil analisis bivariat menunjukan perbedaan yang bermakna antara variabel pengetahuan (p=0,001), pendidikan orang tua (p=0,011), lingkungan, (p=0,029), sosial budaya (p=0,038). Kesimpulan dari penelitian ini dari empat variabel yang diteliti variabel pengetahuan, pendidikan orang tua, lingkungan dan  sosial budaya memiliki perbedaan yang bermakna. Di harapkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pendidikan orang tua melalui penyuluhan tentang pernikahan dini remaja dengan hal tersebut pernikahan dini dapat dicegah.&#13;
&#13;
Kata Kunci        : Remaja, Pernikahan Dini</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebidanan, Ilmu</topic>
 </subject>
 <classification>618.20072</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES Mitra RIA Husada Jakarta LIBRARY Perpustakaan SMRHJ</physicalLocation>
  <shelfLocator>SSTR1 41</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L000041</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>SSTR1 41</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>595</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-21 11:17:39</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-21 11:18:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>