<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="641">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi STR :</title>
  <subTitle>Pengaruh Waktu Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar HB Pada Bayi Baru Lahir di Rumah BERSALIN Bidan Jeanne Depok Jawa Barat Tahun 2019</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risa Nanda Pangestu / 18410040P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">CD-ROM</form>
  <extent>CD</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penundaan pemotongan tali pusat berdampak meningkatkan kadar Hb pada bayi baru lahir. Salah satu penyebab kematian bayi dan balita di Indonesia adalah anemia defisiensi besi yang hampir terdapat diseluruh Negara berkembang. Anemia Defisiensi Besi (ADB) merupakan jenis kasus anemia yang paling sering terjadi pada anak di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk megetahui apakah ada pengaruh waktu penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar Hb pada bayi baru lahir. Metode penelitian menggunakan True Eksperimental Designs dengan teknik pengambilan data total sampling yaitu selururh bayi baru lahir yang dilahirkan pada bulan Juni-Juli Tahun 2019. Di Rumah Bersalin Bidan Jeanne Depok Jawa Barat. Uji statistik menunjukkan rata – rata kadar Hb yang dilakukan pemotongan tali pusat segera &lt; 5 menit adalah 12,6 gr% dan rata – rata kadar Hb pada bayi baru lahir yang dilakukan penundaan pemotongan tali pusat ≥ 5 menit adalah 15,1 gr%.  Didapatkan nilai P Value 0,008 yang berarti &lt; 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa dari penelitian ini adanya pengaruh yang signifikan mengenai waktu penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar Hb pada bayi baru lahir.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Waktu Pemotongan Tali Pusat, Anemia Defisiensi Zat Besi, Kadar Hb Pada Bayi Baru Lahir</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebidanan, Ilmu</topic>
 </subject>
 <classification>618.20072</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES Mitra RIA Husada Jakarta LIBRARY Perpustakaan SMRHJ</physicalLocation>
  <shelfLocator>SSTR1 24</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L000024</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>SSTR1 24</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>641</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-25 10:30:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-25 10:31:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>