<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="660">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi STR :</title>
  <subTitle>Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Pada Ibu Nifas Dan Kenaikan Berat Badan Bayi Di Rumah Sakit Tugu Ibu Depok Tahun 2019</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ummu Aiman / 18410085P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">CD-ROM</form>
  <extent>CD</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Faktor ibu yang menjadi masalah dalam pemberian ASI adalah pengeluaran ASI. Masalah pengeluaran ASI pada hari pertama setelah melahirkan dapat di sebabkan oleh kekurangan rangsangan hormon oksitosin. Tujuan dari penelitian adalah untuk dibuktikannya ada “Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu nifas Dan Kenaikan Berat badan Bayi di Rumah Sakit Tugu IbuDepok Tahun 2019”&#13;
Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen, dengan rancangan penelitian Non randomized contro-grup pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di Rumah Sakit Tugu Ibu Depok dengan sampel 30 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diambil adalah data primer dengan memantau pengeluaran ASI dan kenaikan berat badan bayi dan dianalisis yang mengunakan uji independent T-Test. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ibu nifas yang dilakukan pemijatan oksitosin memproduksi ASI lebih banyak dengan p-value sebesar 0,002. Dan kenaikan berat bada bayi lebih cepat  denganp-value 0,017. &#13;
Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada perbedaan rata-rata pengeluaran ASI dan kenaikan berat badan bayi pada ibu yang dilakukan tijat oksitosin dan ibu yang tidak dilakukan pijat oksitosin.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Ibu Nifas, Pengeluaran ASI, Berat Badan Bayi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebidanan, Ilmu</topic>
 </subject>
 <classification>618.20072</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES Mitra RIA Husada Jakarta LIBRARY Perpustakaan SMRHJ</physicalLocation>
  <shelfLocator>SSTR1 46</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L000046</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>SSTR1 46</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>660</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-26 13:31:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-26 13:31:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>