<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="661">
 <titleInfo>
  <title>Skripsi STR :</title>
  <subTitle>Hubungan Umur, Pendidikan, Pekerjan, Paritas dan Usia Kehamilan Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Cibinong Tahun 2018</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Octaviani / 18410035P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">CD-ROM</form>
  <extent>CD</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Berat Badan Lahir Rendah merupakan istilah untuk mengganti bayi premature karena terdapat dua bentuk penyebab kelahiran bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram yaitu karena umur hamil kurang dari 37 minggu, berat badan lebih rendah dari semestinya sekalipun cukup bulan atau karena kombinasi keduanya. Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di  negara berkembang yang termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas dan disabilitas neonates bayi dan anak serta memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pekerjaan, paritas dan usia kehamilan ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Cibinong Tahun 2018.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2019. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 1385 orang. Data yang digunakan sekunder dengan mengambil data dari rekam medik. Analisis data diolah menggunakan bentuk Univariat dan Bivariat menggunakan rumus Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, paritas dan usia kehamilan ibu dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini menyarankan bahwa pemerintah perlu mendorong tenaga kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat untuk menghindari kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR).&#13;
&#13;
Kata Kunci : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, usia kehamilan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebidanan, Ilmu</topic>
 </subject>
 <classification>618.20072</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>STIKES Mitra RIA Husada Jakarta LIBRARY Perpustakaan SMRHJ</physicalLocation>
  <shelfLocator>SSTR1 66</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L000066</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>SSTR1 66</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>661</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-02-26 13:39:09</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-26 13:39:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>